Jakarta, 10 Mei 2026 – Pelaksanaan ujian seleksi berbasis Computer Assisted Test atau CAT untuk program Koperasi Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih menjadi perhatian banyak peserta dari berbagai daerah. Agar dapat mengikuti ujian dengan lebih lancar dan maksimal, peserta diimbau mempersiapkan diri secara matang baik dari sisi materi maupun kesiapan teknis.
Badan Kepegawaian Negara mengingatkan peserta untuk memahami mekanisme ujian CAT sebelum hari pelaksanaan. Peserta disarankan mempelajari format soal, sistem penilaian, dan alur penggunaan komputer agar tidak mengalami kendala saat ujian berlangsung.
Selain memahami teknis ujian, peserta juga dianjurkan menjaga kondisi fisik dan mental. Istirahat yang cukup sebelum ujian dinilai penting agar peserta dapat fokus dan berkonsentrasi selama mengerjakan soal dalam waktu terbatas.
Manajemen waktu menjadi salah satu kunci utama dalam ujian CAT. Banyak peserta sebelumnya mengeluhkan durasi pengerjaan yang terasa singkat, sehingga kemampuan mengatur waktu saat menjawab soal sangat diperlukan. Peserta disarankan mengerjakan soal yang lebih mudah terlebih dahulu sebelum beralih ke soal yang membutuhkan analisis lebih mendalam.
Persiapan materi juga perlu diperhatikan, terutama terkait wawasan umum, kemampuan dasar, pemahaman koperasi, hingga pengetahuan mengenai pengembangan ekonomi masyarakat dan sektor kelautan bagi peserta program Kampung Nelayan Merah Putih.
Selain itu, peserta diminta datang lebih awal ke lokasi ujian untuk menghindari keterlambatan dan memberi waktu adaptasi sebelum tes dimulai. Kelengkapan dokumen seperti kartu peserta dan identitas diri juga harus dipastikan sudah siap sebelum keberangkatan.
Pemerintah berharap proses seleksi berjalan transparan dan mampu menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas untuk mendukung pengembangan koperasi serta pemberdayaan masyarakat pesisir. Dengan persiapan yang baik, peserta diharapkan dapat mengikuti ujian CAT dengan lebih tenang dan optimal.







