Lombok, 9 Oktober 2026 – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, berpeluang mencuri perhatian dalam ajang Moto3 Mandalika 2026 yang berlangsung pada 9–11 Oktober. Pembalap Honda Team Asia tersebut memiliki catatan mengesankan ketika berlomba di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Sebelum tampil di kejuaraan dunia Moto3, Veda beberapa kali meraih hasil gemilang di lintasan yang sama. Pengalaman tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan dengan pembalap terbaik dunia. Dukungan masyarakat Indonesia juga diharapkan memberikan motivasi tambahan bagi pembalap berusia 17 tahun itu.
Sirkuit Mandalika memiliki tempat istimewa dalam perjalanan karier Veda Ega Pratama. Pada ajang Asia Talent Cup 2023, pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, tersebut berhasil memenangi dua balapan sekaligus. Ia tampil sebagai pemenang pada Race 1 dan kembali mengulang keberhasilan tersebut dalam Race 2. Prestasi itu menunjukkan kemampuannya memahami karakter lintasan sepanjang sekitar 4,31 kilometer tersebut. Kemenangan ganda tersebut juga menjadi bagian penting dari perjalanan Veda menuju gelar juara Asia Talent Cup 2023.
Keberhasilan Veda di Mandalika tidak hanya terjadi dalam satu kesempatan. Pengalamannya mengikuti berbagai kompetisi balap di Indonesia membuat dirinya cukup mengenal karakter tikungan dan lintasan sirkuit tersebut. Ia juga pernah mencatatkan hasil kompetitif dalam ajang balap regional yang berlangsung di Mandalika. Pengalaman tersebut memberikan keuntungan dalam menentukan titik pengereman, memilih jalur balap, dan mengatur akselerasi ketika keluar dari tikungan. Meski demikian, persaingan di Moto3 memiliki tingkat kesulitan lebih tinggi dibandingkan kompetisi yang pernah diikutinya sebelumnya.
Memasuki Moto3 musim 2026, Veda menunjukkan perkembangan yang menjanjikan sebagai pembalap pendatang baru. Ia sempat tampil konsisten dengan finis di posisi 10 besar dalam sejumlah seri awal kejuaraan. Namun, performanya mengalami penurunan ketika menghadapi beberapa balapan berikutnya. Pada Moto3 Aragon, Veda harus puas menyelesaikan perlombaan di posisi ke-20, sedangkan pada seri San Marino ia finis ke-18. Kedua hasil tersebut membuatnya gagal menambah poin dan harus bekerja keras untuk kembali menemukan konsistensi.
Performa Veda mulai menunjukkan perkembangan positif dalam dua balapan terakhir sebelum tampil di Indonesia. Pada Moto3 Austria 2026, ia berhasil finis di posisi ke-13 dan kembali mengamankan poin penting. Hasil tersebut kemudian diperbaiki ketika berlomba di Moto3 Jepang dengan menempati urutan ke-11. Dua hasil beruntun tersebut memberikan dorongan kepercayaan diri menjelang balapan kandang. Veda kini berusaha melanjutkan tren positif sekaligus memanfaatkan pengalamannya di Sirkuit Mandalika.
Modal positif lainnya terlihat dalam sesi latihan bebas pertama Moto3 Mandalika 2026 pada Jumat (9/10/2026). Veda berhasil menembus posisi 10 besar setelah mencatatkan waktu putaran sekitar 1 menit 38,7 detik. Pembalap Honda Team Asia tersebut menempati urutan ke-10 dalam sesi yang berlangsung pada pagi hari. Sementara itu, David Almansa menjadi pembalap tercepat dengan catatan waktu 1 menit 37,515 detik. Hasil latihan tersebut memperlihatkan bahwa Veda memiliki peluang untuk bersaing, meskipun masih perlu meningkatkan kecepatan agar mampu mendekati barisan terdepan.
Persaingan Moto3 Mandalika 2026 diperkirakan berlangsung ketat karena sejumlah pembalap memiliki kemampuan dan pengalaman lebih matang. Nama seperti Maximo Quiles, David Almansa, dan Alvaro Carpe menjadi pesaing yang perlu diwaspadai. Veda harus mampu menjaga konsistensi sejak sesi latihan, kualifikasi, hingga balapan utama. Posisi start akan menjadi salah satu faktor penting karena Moto3 dikenal menghadirkan persaingan rapat antarpembalap. Selain kecepatan, kemampuan mengelola ban dan mengambil keputusan ketika berada dalam rombongan besar juga dapat menentukan hasil akhir.
Balapan utama Moto3 Mandalika 2026 dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 11 Oktober 2026. Bagi Veda Ega Pratama, kesempatan tampil di hadapan pendukung sendiri menjadi momen penting dalam musim debutnya di kejuaraan dunia. Rekor kemenangan di Asia Talent Cup memberikan alasan bagi publik untuk menaruh harapan besar terhadap penampilannya. Namun, keberhasilan pada kompetisi sebelumnya tidak otomatis menjamin hasil serupa di Moto3. Jika mampu menjaga konsistensi dan memanfaatkan pengalaman mengenal lintasan, Veda berpeluang kembali menghadirkan penampilan membanggakan bagi Indonesia di Sirkuit Mandalika.




